- Next »
- « Previous
LAKARAN
Dan aku bersedih
Apabila terdengar kecerpan
Lintasan bayangan tentang
Bencana melanda dunia
Dunia terakhir aku bencana
Lahir dari dalam hati
Tak aku sangka ia akan mati
Dari dari makam suara
Aku tak sanga aku terseksa
Adakah semua ini salah aku
Adakah semua ini takdir ilahi
Aku tak pasti
Cabut saja nyawa ini
Biar sedih dan sakit ini berakhir
Tamat terus dalam hitam
Kepekatan Malam dunia gelap
Aku berlari dan terus berlari
Aku pekakkan diri
Salahkah aku ini
Salahkah hidup aku ini
Perlukah aku pergi jauh lagi
Patutkah aku hilang terus
Dari dunia yang penuh dengan rasa keji
Perubahan melanda aku lebih keras
Hati aku telah mati
Tiada lagi nafsu
Tiada lagi rasa cinta
Tiada lagi rasa kasih
Kecacatan lahir dari diri ini
Aku tuli dan tidak mengerti
Tapi aku pasti ini bukan salah aku
Aku pasti ini yang terakhir
Aku pasti dan aku pasti
Kenapa mengapa bukan lah persoalan lagi
Aku tetap akan menghambakan diri
Pada sesuatu yang tidak pasti
Tapak aku tidak lagi teguh
Tapi sendi aku masih lagi utuh
Aku terseksa sekarang ini
Memikirkan yang telah musnah
Memikirkan yang telah maut
Ajal rasanya lebih enak
Ajal rasanya lebih mudah
Aku mungkin akan menyesal
Tapi tidak mungkin aku lafazkan.
Aku mungkin mati
Tapi aku tidak akan berkubur.
Aku mungkin sedih
Tapi tiada lagi tangisan air mata.
Aku akan dapat berdiri
Itu sudah pasti
Kerana lahirnya aku seorang
Dan matinya aku seorang.
Gambaran ini menceritakan
Keperitan segalanya.
Buat tatapan semua yang membaca.
Sudah lama aku tidak melakar
Sudah lama aku melakukan ekspresi diri.
Jadi inilah aku yang sekarang.
Terus tidak pasti
Sampai sore sampai mati.
